Tampilkan postingan dengan label Administrasi Perkantoran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Administrasi Perkantoran. Tampilkan semua postingan
Minggu, 18 Oktober 2015
Rabu, 26 Agustus 2015
Pengertian Rapat
Rapat adalah pertemuan sejumlah orang atau kelompok untuk membicarakan atau membahas suatu hal/masalah
Jumat, 21 Agustus 2015
Teknik Menarik Perhatian Audiens
Banyak
teknik yang dapat digunakan dalam membuka presentasi untuk menarik perhatian audiens.
Gunakan
pernyataan atau kutipan
Teknik
ini banyak digunakan dan cukup ampuh untuk menarik perhatian.
”Tahukah
Anda, di Indonesia, 46 orang meninggal setiap jamnya akibat rokok!”
Contoh
pernyataan di atas pasti akan sangat menarik perhatian. Audiens akan terpancing
rasa ingin tahunya akan kebenaran pernyataan tersebut. Setelah itu Anda tentu
harus dapat menjelaskan dari mana data tersebut, jangan asal menarik perhatian.
Dan ingat, pernyataan yang disampaikan saat pembukaan haruslah relevan dengan
isi presentasi kita.
Berikan
pertanyaan
Memberikan
pertanyaan yang tepat tidak hanya akan menarik perhatian, tapi juga mengarahkan
fokus audiens pada topik yang akan dibahas. Jika audiensnya sedikit, Anda bisa
langsung menanyakan satu per satu jawabannya. Kalau banyak bisa dilakukan
dengan mengangkat tangan misalnya.
”Siapa
lebih rela lari keliling lapangan daripada bicara di depan orang banyak? Ayo
angkat tangan”
Pertanyaan
seperti ini bisa ditanyakan ketika presentasi tentang “public speaking”. Selain
menarik perhatian, Anda juga dapat melihat seberapa banyak pendengar Anda yang
masih takut berbicara di depan orang banyak.
Ceritakan
sebuah kisah
Jika
mahir dalam bercerita, Anda bisa juga menceritakan sebuah kisah yang relevan
dan tidak panjang untuk menarik perhatian audiens. Anda harus yakin tidak
membuat audiens justru merasa bosan dan mengalihkan perhatian mereka akibat
cerita yang Anda sampaikan. Pastikan kisahnya menarik, relevan dengan topik,
dan Anda cocok menceritakannya.
Gunakan
humor atau anekdot
Cara ini
juga dapat mencairkan suasana. Namun perlu diingat, jangan berlebihan. Anda
mungkin berhasil mencairkan suasana tapi gagal membawa perhatian audiens pada
topik yang akan Anda presentasikan. Selain itu, juga harus dipastikan humor
atau anekdot Anda tidak pasaran karena efeknya akan berbeda jika humor tersebut
sudah pernah didengar audiens sebelumnya.
Tujuan Pembukaan Presentasi
Pembukaan yang baik bertujuan untuk :
1.
Menarik perhatian
Saat ini
banyak sekali pengalih perhatian, ada Blackberry, Tablet, dll. Salah satu
tujuan pembukaan yang baik adalah menjauhkan semua pengalih tersebut dan
membuat perhatian audiens hanya tertuju kepada Anda.
2.
Memperkenalkan topik dan
tujuan presentasi
Mungkin
belum semua audiens mengerti dengan topik dan lingkup yang akan
dipresentasikan, serta tujuan yang ingin dicapai. Makanya, perlu disampaikan
saat pembukaan. Sebutkan manfaat apa saja yang akan mereka dapatkan dari
mendengarkan presentasi Anda.
3.
Membangun hubungan dan
kepercayaan dengan audiens
Jelaskan
siapa Anda dan mengapa Anda layak didengarkan.
TUJUAN PRESENTASI
1. Menginformasikan
2. Membujuk
3. Menghibur
4. Meyakinkan
5. Memotivasi dan
Menginspirasi
6. Pendidikan
7.
Mempromosikan/Memperkenalkan
DEFINISI PRESENTASI
Presentasi
(presentation) secara harfiyah artinya penyajian, pekenalan, peryunjukan dan
pemberian.
Kada dasarnya
present artinya pemberian, hadiah, sekarang ini, kata-kata, hadir, sekarang,
menghadirkan.
Menurut KBBI::
pre·sen·ta·si /préséntasi/ n 1 pemberian (tt
hadiah); 2 pengucapan pidato (pd penerimaan suatu jabatan); 3 perkenalan (tt
seseorang kpd seseorang, biasanya kedudukannya lebih tinggi); 4 penyajian atau
pertunjukan (tt sandiwara, film, dsb) kpd orang-orang yg diundang; mem·pre·sen·ta·si·kan v menyajikan; mengemukakan (dl
diskusi dsb)
Menurut istilah
presentasi adalah aktivitas menunjukkan, menggambarkan, atau menjelaskan
sesuatu kepada sekelompok orang.
Presentasi
adalah proses menyampaikan informasi kepada audiens dengan maksud dan tujuan tertentu.
Minggu, 21 Juni 2015
JENIS-JENIS PEKERJAAN KANTOR
1. Pekerjaan
kantor yang bersifat ketatausahaan, yaitu pekerjaan kantor yang banyak
berhubungan langsung dengan pekerjaan tulis-menulis, misalnya:
a. Pengurusan
atau penanganan surat (surat masuk dan surat keluar)
b. Penyimpanan
surat (kearsipan)
c. Pengetikan
d. Pengurusan
kepegawaian
e. Pengurusan
keuangan
f. Pengurusan
perlengkapan
g. Penggandaan
h. Pembuatan
laporan
2. Pekerjaan
kantor yang tidak bersifat ketatausahaan, yaitu pekerjaan kantor yang tidak
banyak berhubungan dengan tulis-menulis, misalnya:
a. Menelepon
b. Menerima
tamu
c. Memelihara
gedung kantor
d. Pelayanan
keamanan
e. Pekerjaan pesuruh
PENGERTIAN DASAR KANTOR DAN TATA USAHA
A.
PENGERTIAN
DAN RUANG LINGKUP KANTOR DAN TATA USAHA
1.
Pengertian
Kantor
Istilah kantor berasal
dari bahasa Belanda yaitu kantoor.
Kantor dapat diartikan:
·
Ruang kerja, ruang
tulis;
·
Markas dimana seorang
pengusaha beserta stafnya menjalankan usahanya;
·
Instansi, perusahaan,
badan usaha.
Ada dua
pengertian kantor, yaitu:
·
Kantor dalam arti statis menggambarkan suatu tempat berupa
gedung dan fasilitas perlengkapannya; statis berarti diam, tetap, tak bergerak.
·
Kantor dalam arti dinamis menunjukkan kegiatan yang
dilaksanakan dalam suatu tempat; dinamis berarti gerak dan senantiasa berubah.
Dapat
disimpulkan bahwa kantor adalah:
·
Tempat dilaksanakannya
kegiatan menangani keterangan-keterangan atau informasi;
·
Proses menangani
informasi, mulai dari menerima, mengumpulkan, mengolah, menyimpan sampai
menyalurkan.
2.
Pengertian
Tata Usaha
Pada dasarnya tata usaha adalah tugas yang berkenaan
dengan pekerjaan kantor, seperti menghimpun, mencatat, mengolah, menggandakan,
mengirim, dan menyimpan keterangan-keterangan yang diperlukan dalam setiap
usaha bersama.
Langganan:
Postingan (Atom)



















